Turnamen Jawa Cup Kembali Dihelat

Perhelatan akbar sepakbola berlabel Jawa Cup akan kembali digelar. Kali ini, kompetisi yang melibatkan semua kekeluargaan dalam Forum Jawa ini segera memasuki musim kesepuluh. Seperti biasanya, turnamen tersebut sekaligus menandai berakhirnya musim dingin, menyambut datangnya musim semi. Kali ini, Jawa Cup X dengan tajuk "Budaya Sepak Bola, Budaya Kebersamaan" dijadwalkan mulai bergulir pada tanggal 15 Februari, hingga partai puncak tanggal 9 Maret 2014. Rencananya, pertandingan akan dihelat setiap hari Sabtu, Senin dan Rabu. Kecuali dua pertandingan sebelum final, bakal dihelat Ahad dan Selasa yang bertempat di Lapangan Sepak Bola Katameya. Jika tak ada aral melintang, keenambelas pertandingan yang telah dijadwalkan akan selesai dalam waktu sembilan hari.

Mengingat waktu turnamen yang semakin mendekat, persiapan tentu telah mendekati titik final, terutama bagi KSW, yang pada musim ini bertindak selaku tuan rumah. Ketua panitia pelaksana, Nanang Pahlevi, pun telah mempersiapkan tim solid untuk memandu jalannya turnamen yang diadakan setiap setahun sekali ini. Kabarnya, sempat mengalami tarik ulur masalah wasit dan harus bernegosiasi berkali-kali, akhirnya Forum Jawa berhasil menghadirkan kembali Zizou dkk, yang tak lain adalah "wasit abadi", yang juga dipakai pada musim-musim sebelumnya. Penyewaan lapangan justru telah dikondisikan sejak Januari lalu. Hal tersebut dilakukan agar tidak berbenturan dengan jadwal turnamen lain.

Forum Jawa sendiri, selaku pionir dari Jawa Cup X, telah melakukan koordinasi intensif, baik internal maupun eksternal, sejak jauh-jauh hari. Kesepakatan yang didapat dari musyawarah pada 20 Januari lalu, bahwa setiap tim perlu membayar registrasi sebesar 550 LE. Ini akan dipergunakan untuk mendanai bergulirnya Jawa Cup X, dan nanti juga akan dibantu oleh beberapa sponsor yang hingga kini masih terus diupayakan. 

Perihal kesiapan setiap peserta, tentu tak dipertanyakan lagi. Perwakilan masing-masing dari KSW, KPMJB, GAMAJATIM, KMB, KPJ dan FOSGAMA telah menyatakan siap berkompetisi. Latihanpun sudah mulai digeber semenjak beberapa hari lalu, sehingga nantinya, ketika lonceng perhelatan berbunyi, mereka dapat langsung tancap gas menampilkan permainan yang menghibur, serta berusaha memberikan hasil terbaik bagi tim masing-masing. Semua tim tentu menginginkan dan memiliki peluang yang sama untuk menjadi yang terbaik. Maka dari itu, latihan tersebut juga untuk saling mengenal dan bekerja sama antar elemen tim sehingga tidak terjadi kesalahan. Karena kesalahan sekecil apapun ketika pertandingan sedang berlangsung, bisa berakibat fatal.

Sebagai informasi, Jawa Cup sendiri mulai bergulir pada tahun 2003, dan berlanjut hingga sekarang. Namun sempat diliburkan satu musim di tahun 2011 karena berbagai alasan. Selain untuk meningkatkan kemampuan di bidang olahraga sepak bola, kompetisi ini juga bertujuan untuk menyambung tali silaturrahim antar anggota Forum Jawa. Terbukti dengan berbaurnya suporter dari tim-tim yang bertanding. Sebagai pemain keduabelas, suporter tentu tak pernah absen mendampingi dan meneriakkan yel-yel dukungan bagi tim kesayangannya. Suporterlah yang sering melecut semangat para pemain untuk tetap bermain cantik, meskipun dalam keadaan tertinggal.

Setelah sekian tahun, Jawa Cup menjelma menjadi salah satu kompetisi bergengsi, yang biasanya beberapa pemain akan diambil oleh tim Jawa, untuk berlaga di kompetisi berskala lebih besar, Indonesian Games. Bagaimanapun, Jawa Cup menuntut totalitas dari semua elemen yang terlibat, baik panitia pelaksana, tim, sampai suporter. Maka dari itu, mari bersama-sama menyukseskan dan menyemarakkan turnamen ini dengan ikut ambil bagian, mulai 15 Februari hingga 9 Maret di Lapangan Sepak Bola Katameya. Mudah-mudahan semua rangkaian yang telah disusun, akan menjadi hiburan menarik di tengah aktifitas padat dunia masisir. 
Jawa Cup kesepuluh, "Budaya Sepak Bola, Budaya Kebersamaan"

Sumber: kswmesir.org

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.