Para Dai Malaysia Sukses Ikuti Pelatihan “Islam Moderat” di Al-Azhar



Sejumlah dai dari Malaysia sukses mengikuti pelatihan kader dai internasional bertemakan “Islam Moderat” di Al-Azhar Al-Syarif Kairo-Mesir.
Pelatihan kader dai ke-12 ini diselenggarakan oleh Komisi Tinggi Urusan Dakwah Islam Al-Azhar dan bertempat di Asrama Mahasiswa Al-Azhar untuk para pelajar asing. Para dai Malaysia yang telah berhasil mengikuti seluruh rangkaian pelatihan ini mendapatkan sertifikat sebagai bukti bahwa mereka telah berhasil menyerap ilmu Al-Azhar yang disampaikan selama pelatihan.
Sekjen Komisi Tinggi Urusan Dakwah Al-Azhar, Syaikh Muhammad Dzaki meminta agar para dai Malaysia menyampaikan risalah Islam ke seluruh masyarakat muslim di negara mereka sebagaimana dianjurkan oleh agama Islam itu sendiri. Ia meminta agar risalah Islam disampaikan dengan cara yang tidak liberal maupun radikal, karena risalah Islam itu moderat.
“Kalian adalah para pembawa bendera Islam dan kemoderatannya. Kalian adalah duta-duta Al-Azhar di negara kalian. Perbaharuilah pengetahuan dan cara dakwah kalian agar sesuai dengan perkembangan zaman,” ungkap Syaikh Muhammad Dzaki dalam sambutannya.
Sementara itu, para dai Malaysia yang mengikuti pelatihan ini mengungkapkan rasa terima kasih sebesar-besarnya kepada Al-Azhar dan Grand Shaikh Al-Azhar Prof. DR. Syaikh Ahmad Thayeb atas perhatiannya kepada seluruh pelajar asing di Al-Azhar. Mereka menegaskan bahwa mereka akan kembali ke negara untuk menjadi duta-duta Al-Azhar dan menyebarkan risalah Al-Azhar yang dibangun di atas pondasi kemoderatan Islam.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.