Symposium Internasional Di Cairo
Indonesia dengan beragam budaya dan bahasanya membuat kita percaya betapa Tanah Air kita kaya akan Sumber Daya Manusia. Namun tanpa disadari juga bahwa di berbagai belahan negri masih terdapat banyak peristiwa yang mengiris keutuhan identitas bangsa kita di tengah derasnya arus
Berangkat dari kenyataan diatas, Perhimpunan Pelajar Indonesia di luar negeri mencoba bergerak, menetapkan hati, merajut wacana serta gagasan dalam meniti sebuah solusi untuk bangsa ini melalui lima pilar yang acapkali terabaikan dan hilang dari jati diri masyarakatnya. lima pilar tersebut adalah: ekonomi, agama, politik, budaya dan pendidikan. Bersama para ahli di bidangnya, Simposium Internasional ini juga diharapkan menambah “daya gedor” perubahan yang terus harus selalu diupayakan bagi seluruh pelajar dan mahasiswa Indonesia di dalam dan luar negeri khususnya.
Para pelajar dan mahasiswa Indonesia di luar negeri yang terpayungi dengan organisasi PPI Dunia hingga kini terus bergerak menyusun strategi dalam pelbagai bidang garapannya. Tentulah hal ini kami niatkan demi Indonesia tercinta. Event simposium tahunan lintas negara ini hanya satu dari agenda konkret lain yang akan terus diupayakan oleh PPI Dunia. Bak puncak gunung es di tengah samudera, ia terlihat tenang di luar, namun terobosan-terbosan dan ide-ide segarnya berdialektika secara dinamis di dalamnya.
peperangan ideologi. Peristiwa tersebut banyak terjadi di bermacam sektor kehidupan dan menimbulkan perpecahan, mulai dari aspek politik, pendidikan, ekonomi hingga budaya dan agama. Satu pihak menganggap bahwa standar “kaum barat” lebih baik dan pantas diterapkan, pun pihak lain menjajaki kemungkinan bahwa peradaban “kaum timur” jauh lebih berperan dan lebih mampu sebagai sampel perubahan masyarakat Indonesia. Pada akhirnya, pertikaian ini menjadikan kita lupa akan identitas kita sebagai bangsa Indonesia yang memiliki cara pandang kenusantaraan yang khas dan pluralis, tentunya dalam menghadapi problematika umat untuk kemajuan bangsa dan negara.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.